Syukuran Tahun Baru Islam Di Kuta Tanggeuhan

CIANJUR, 1 MUHARRAM 1448 H malam yang penuh ketenangan dan makna diwarnai dengan pelaksanaan kegiatan Tadabur Alam dan Peringatan 1 Suro yang berlangsung khidmat di Pelataran Teras 2 Situs Kuta Tanggeuhan, Kampung Cidaweung, Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Fajri Maulana Rifa’i saat dalam acara Syukuran Tahun Baru Islam Di Ketinggian Kurang Lebih 1200mdpl Teras II Situs Kuta Tanggeuhan

Acara ini mempertemukan beragam elemen organisasi dan tokoh masyatakat, satu diantaranya yang hadir LSM Triga Nusa (Triga Nusantara Indonesia), Laskar Pajajaran, kesepuhan dari Gunung Luhur Arca, Garut, Tasikmalaya, Bandung, Karawang, hingga Bogor, serta para pemangku adat budaya sunda dari berbagai daerah. Semua hadir dalam satu semangat yang sama: bersyukur, bersilaturahmi, dan merenungkan hubungan manusia dengan alam semesta.

Bacaan Lainnya

Bukan sekadar pertemuan biasa, kegiatan ini menjadi wujud tasyakur atas nikmat kehidupan, bentuk solidaritas lintas keyakinan, serta pengingat akan pesan luhur leluhur: “Jika gunungnya subur, rakyat pasti makmur”. Di sini, kita menyadari bahwa alam adalah sumber kehidupan yang harus dijaga, dan segala nikmat yang ada adalah anugerah Sang Pencipta Sanghyang Widi, Allah SWT.

Malam tadabur alam  juga diisi dengan mendoakan para leluhur dan ahli kubur, sebagai bentuk penghormatan sekaligus pengingat akan jati diri dan sejarah peradaban. Suasana berjalan damai, akrab, hening dan penuh kebersamaan. Kegiatan ini terbuka untuk siapa saja yang ingin merasakan makna syukur yang sesungguhnya, mempererat persaudaraan, dan belajar menjaga keseimbangan alam. Kami mengundang lebih banyak elemen masyarakat, komunitas, dan pemangku adat dari seluruh penjuru untuk bergabung, agar semangat ini terus tumbuh dan menjangkau lebih luas lagi.

Dalam wawancara doorstop Ali Usman atau yang lebih akrab disapa Kang Fajri menyampaikan “kita berkumpul bukan hanya bersilaturahmi, tetapi juga menyampaikan rasa syukur karena Allah SWT melalui Alamnya telah menyediakan segala sumber kehidupan, seperti pesan leluhur jika gunungnya subur, rakyat pasti makmur” ucapnya.

Menyampaikan hal senada Abah Asep selaku yang dituakan di Kampung Cidaweung sekaligus RT setempat mengucapkan terimakasih kepada para yang hadir

“kegiatan ini juga diisi dengan mendoakan para leluhur dan ahli kubur sebagai bentuk penghormatan dan pengingat sejarah, kami ucapkan terimakasih sudah hadir dalam acara ini” ucapnya.

Dihubungi melalui selular Ujang Khoerudin salahsatu pengurus Trinusa menyampaikan

“sekaligus kami syukuran Milad ke 4 tahun Trinusa, kami Kang Aef, Yuda, Baya dan Ambon hadir disini mengikuti acara yang penuh syukur, dan kalau kita mah nikmat aja ketika ada di alam seperti ini” ucapnya.

Keluarga Besar Trinusa Kabupaten Bekasi Saat berpose sesaat setelah Acara Peringatan Tahun Baru Islam

Elhan Zakaria influencer yang juga hadir dalam acara sempat lakukan wawancara eksklusif dengan Kang Fajri dan Abah Asep, juga ia menyampaikan

“temen temen bayangin dulu deh, diketinggian 1200mdpl dipunden berundak teras dua diatas kita bintang kelap kelip penuh keheningan dan keistimewaan, semilir angin sejuk terdengar alunan do’a do’a, sangat mengesankan dan penuh keindahan, saya harap tahun depan lebih banyak lagi yang ikut dalam acara ini karena menjaga alam, bersyukur kepada Allah SWT, dan memperkuat persatuan adalah tugas kita bersama” ucapnya seraya menutup pembicaraan.

“untuk bisa mengikuti acara acara di Kuta Tanggeuhan, silahkan hubungi Kang Suhe”

Pos terkait