Drs. Eddy Ramon Torong, S.H. Gelar Open House Dirumahnya Sebagai Bentuk Sukacita Atas Berkat Tuhan Yang Sangat Luar Biasa Bagi Keluarganya Dengan Filosofi ‘Give and Take’

banner 468x60

AWITv.co.id, -Jakarta- Drs. Eddy Ramon Torong, S.H. yang merupakan Advokat Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) sukses adakan Open House Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di kediamannya di kawasan Kecamatan Koja, Jakarta Utara, pada Kamis 25 Desember 2025.

Adapun Acara tersebut secara sederhana dan penuh keakraban dihadiri oleh keluarga besar, kerabat, anak dan cucu, warga sekitar lingkungan tempat tinggal, rekan kerja.

Kepada awak media, Drs. Eddy Ramon Torong, S.H. mengatakan bahwa Ia menggelar acara open house di rumah kediamannya sebagai ucapan rasa syukur atas berkat Tuhan yang Luar biasa,

“Natal kali ini, Saya merasakan luar biasa Tuhan Memberkati sehingga Tradisi Open House ini Kami lakukan, semenjak 17 tahun yaitu tahun 2007 kami mempunyai rumah ini kemudian tahun 2009 Kami sudah melaksanakan Open House, Karena itu kami berterimakasih kepada Tuhan karena Ia telah mengajarkan kepada kami untuk berbagi, Jadi kamipun dengan sukacita tadi pagi kami menyiapkan amplop putih untuk berbagi ya kepada orangtua, anak-anak, keponakan, adik-adik,” katanya.

Lanjutnya, Ia mengemukakan filosofi dasar melaksanakan acara open house ini, “Semuanya itu kami jalankan dengan sukacita, saya punya filosofi sekarang bukan ‘take and give’ (bukan filosofi saya terima baru saya memberi) tetapi saya balik filosofi saya menjadi ‘give and take’ (artinya saya memberi baru saya menerima), Jadi kita akan diberi, pola pikir dalam imannya adalah ‘bless to be a blessing’ yang artinya Tuhan akan memberkati sesuai ajaran Tuhan bahwa kita harus memberi, jangan berhitung ternyata Tuhan selalu sediakan dananya maka saya clear melakukan semua ini untuk menghaturkan rasa terima kasih saya kepada Tuhan atas karunianya yang melimpah yang telah memberikan berkat yang baru diberikan kepada saya, Sehingga saya tidak pernah kekurangan, itu suatu hal yang tepat Tuhan berikan kepada saya.
Jadi mungkin bagi saya ini adalah suatu berkat tertentu yang harus saya salurkan, jadi saya dengan enjoy menikmati bersama Istri saya seperti tadi pagi saat saya Ibadah jam 9 pagi jadi dari jam 6 pagi pun saya sudah mengumpulkan amplop dengan sukacita dan istri yang me-lem amplop-amplopnya, lalu kita diskusikan berdua itu berapa yang mau kita jalankan (‘berikan’), tetapi saya berikan itu dengan rasa sukacita, saya tidak pernah memperhitungkan wah nanti saya akan merugi, tidak seperti itu dan itulah yang menjadi ‘habits’ buat kami dan itulah seperti yang dikatakan bahwa iman tanpa perbuatan adalah nol, mati jadi, sehingga Puji Tuhan puluhan juta amplop – amplop yang kami salurkan hari ini dan semuanya itu kami lakukan dengan sukacita,” sambungnya.

Tak luput, Drs. Eddy Ramon Torong, S.H. yang merupakan Advokat Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) menggunakan prinsipnya bahwa,
“Jadi seberapa besarpun iman saya tanpa disertai perbuatan adalah nol, mati, Sedikit saja bagi saya, bahwa saya terlalu yakin jika saya melakukan hal itu maka Tuhan akan perkarakan seperti hutang berhutang, jadi motif saya clear , jadi saya sama sekali tidak mencari nama, mencari panggung agar nanti saya bisa dipilih karena saya sekarang sudah 61 tahun ya, jadi tidak ada keinginan – keinginan seperti itu tetapi saya bersyukur atas karunia berkat yang Tuhan berikan kepada saya yang sangat luar biasa,” tuturnya.

Sebagai HambaNya, Drs. Eddy Ramon Torong, S.H. yang pernah sebagai Ketua Divisi Bidang Pelayanan Ibadah di GBI Mawar Sharon menjelaskan awal mula untuk melaksanakan acara open house dirumahnya ini,

“Saat saya sedang Ibadah, saya mendapat telepon yang mengatakan,”Pak hari ini ada kabar bahwa Bapak dapat Deviden banyak,” lalu Puji Tuhan ya saya bagikan saja semuanya itu dengan penuh sukacita, Ya singkatnya saya merasa sebagai HambaNya penuh hidup dengan dosa dan saya ingin hidup menjadi lebih baik lagi,” jelasnya.

“Kebetulan saya beribadah di GBI Mawar Sharon dan kebetulan saya pernah menjadi Ketua Divisi Bidang Pelayanan Ibadah yang mengurusi Ibadah 1 sampai dengan Ibadah 4 Bahwa Berkat Tuhan itu sangat luar biasa, satu testimoni saja bukan untuk kesombongan Itu saja bahwa saya terlalu yakin bahwa jika saya lakukan hal yang itu maka akan Tuhan sediakan karena Tuhan tidak pernah utang berhutang,” tambahnya.

Iapun menceritakan pengalamannya merasakan mukjizat Tuhan yang luar biasa baginya sekeluarga,
“Ketika anak saya menikah tahun 2023 dan Istri saya harus operasi kemoterapi kanker payudara, Saya terus bergumul bersama Istri kepada Tuhan, kemudian 2 tahun kemudian setelah Kemoterapi maka istri saya menjadi sehat sekarang. Jadi Puji Tuhan, ternyata saya menyadari bahwa pelayanan yang sesungguhnya adalah melayani anak, istri kita, Itu dulu yang harus kita layani maka saat istri saya sedang sakit itu, saya merasa bahwa Tuhan mengingatkan saya, Puji Tuhan setelah 2 tahun kemudian Istri saya sudah dikemoterapi dan sudah diradiasi dan berangsur-angsur membaik, itu yang menjadi hal bahwa berkat Tuhan yang sangat luar biasa bagi saya seiring makna natal ‘give and take’ itu tadi bagi saya,” tutup Drs. Eddy Ramon Torong, S.H.

 

(AP/Red).

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60