AWITV.co.id, -Jakarta- Forum Kebangsaan Merah Putih sukses diselenggarakan oleh LSM ZARKA yang dikomandoi oleh Ketua Umumnya yakni Teuku Zainul Arifin. Agenda tersebut diselenggarakan bertempat di Gedung Joeang 45 pada Rabu, 26 Agustus 2026.

Agenda yang dimulai sekira pukul 11:30 ini dimulai dengan registrasi peserta, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan juga pembacaan doa.
Agenda tahunan yang diselenggarakan ini, mengambil tema Suara Masyarakat Untuk Polri : Merawat Kamtibmas, Meneguhkan Persatuan di Bulan Kemerdekaan.
Agenda ini didukung sepenuhnya oleh Kapolri, yakni Jendral (Polisi) Listyo Sigit Prabowo.
Berfokus Pada Mahasiswa Selaku Think Tank Dan Juga Elemen Masyarakat Dalam Merawat Kamtibmas Sebagai Agent Of Change Dalam Meneguhkan Persatuan di Bulan Kemerdekaan
Agenda yang mengundang dan dihadiri oleh tak kurang 350 mahasiswa dan elemen masyarakat seperti perwakilan ojol dan juga kalangan para pimpinan LSM, rekan-rekan aktivis, insan pers serta perwakilan Pemuka Agama yakni dari agama Kristen ini, menekankan tentang pentingnya membersamai dalam merawat Kamtibmas dan juga sebagai Agent Of Change dalam meneguhkan Persatuan di Bulan Kemerdekaan (Agustus) di tahun 2026 ini.
7 Perwakilan mahasiswa dari berbagai kampus di seputar Jabodetabek, seperti IPB dan Universitas Muhammadiyah serta perwakilan berbagai elemen masyarakat seperti ojol, Pemuka Agama ini turut menyampaikan Pesan Kebangsaan postif dan humanis dalam rangka tetap menjaga keutuhan NKRI dengan Merawat Kamtibmas dan sebagai Agent Of Change dalam meneguhkan Persatuan di Bulan Kemerdekaan (Agustus) di tahun 2026 ini.
Rana Wardah, mahasiswi Institut Perwakilan Bogor menyampaikan dalam pesan kebangsaannya, “Selaku mahasiswi yang tumbuh di lingkup pendidikan Pertanian, saya meyakini sebuah bangsa tidak berbeda jauh dengan hamparan tanah yang sedang kita rawat, dimana Persatuan adalah akarnya, Keadilan adalah airnya, Hukum adalah pagarnya, dan Kamtibmas adalah tempat seluruh harapan rakyat bertumbuh. Kepada POLRI, kami titipkan tiga harapan : Dengarkan Suara Rakyat, Lindungi Mereka yang Kecil dan Rentan serta Tegakkan Hukum dengan Keberanian Sekaligus Nurani,”.
Nur Afifah, Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta dalam Pesan Kebangsaannya menyatakan, “Sebagai seorang mahasiswi, rasa aman bukan sekedar yang tertulis di dalam spanduk atau laporan, rasa aman harus benar-benar dirasakan ketika kami berangkat kuliah, menggunakan transportasi umum, beraktivitas di ruang publik, hingga pulang ke rumah pada malam hari. Rasa aman juga harus hadir ketika seorang perempuan melaporkan kekerasan, ketika masyarakat kecil meminta pertolongan dan ketika rakyat berharap hukum berdiri di pihak yang benar. Dimana dukungan kami dan suara kami kepada POLRI adalah dukungan agar POLRI semakin dekat, semakin humanis, semakin adil, dan semakin tanggap akan kebutuhan masyarakat luas,”.
Teuku Zainul Arifin Menyuarakan Pesan Tegas Dan Terstruktur Yakni Suara Masyarakat Untuk Polri
Dalam momentum ini, Teuku Zainul Arifin Selaku Ketua Umum LSM Zarka memberikan Pesan Kebangsaannya, bahwa di Forum Kebangsaan Merah Putih ini, bukan sekadar untuk mengenang perjuangan para pendahulu, tetapi untuk melanjutkan amanat mereka: menjaga Indonesia tetap aman, bersatu, berdaulat, dan bermartabat.
“Atas nama Perkumpulan ZARKA, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia yang telah bekerja menjaga keamanan, ketertiban, serta kehidupan masyarakat di seluruh penjuru Tanah Air,” ucap Teuku Zainul Arifin.
Ia menambahkan, “Kepada Bapak Kapolri, terimalah forum ini sebagai salam hormat dari masyarakat sipil—sekaligus sebagai harapan agar POLRI terus hadir sebagai pelindung rakyat, penjaga Kamtibmas, dan penegak hukum yang dipercaya masyarakat,”.
“Kamtibmas adalah napas kehidupan bangsa. Tanpa rasa aman, rakyat tidak dapat bekerja dengan tenang. Tanpa ketertiban, demokrasi mudah berubah menjadi kegaduhan. Tanpa kepastian hukum, keadilan akan kehilangan pijakan. Namun menjaga Kamtibmas bukan hanya tugas POLRI.
POLRI memiliki tanggung jawab.
Masyarakat memiliki tanggung jawab.
Mahasiswa juga memiliki tanggung jawab,” tambahnya.
“Perkumpulan ZARKA menghadirkan forum ini agar masyarakat dapat menyampaikan suara dengan tegas tanpa menghina, berbeda tanpa bermusuhan, serta memberikan masukan kepada POLRI tanpa kehilangan cinta kepada Indonesia,” tegasnya.
“Jagalah Hukum, Rawatlah Kamtibmas, Teguhkan Persatuan Dan Jangan Pernah Biarkan Merah Putih dikalahkan oleh kebencian. Berbeda suara satu tujuan, Berbeda peran satu pengabdian,Satu Bangsa, Satu Tanah Air, Satu Indonesia,” pungkas Teuku Zainul Arifin.






