Bupati Muna Hadiri PRABU Expo, Bachrun Labuta : Membangun Optimisme Baru Menuju Indonesia Berdaya Dan Sejahtera!

banner 468x60

AWITv.co.id, -Jakarta- Bachrun Labuta, Bupati Muna Sulawesi Tenggara Hadiri PRABU EXPO 2025: “Produk Anak Bangsa, Unggul dan Berdaya Saing”

Kementerian UMKM menghadirkan Prabu Expo 2025, ruang kolaborasi bagi pengusaha UMKM untuk mempercepat transformasi digital dan memperkuat daya saing nasional. Acara ini di selenggarakan pada 5-6 November 2025, bertempat 5–6 November 2025 SMESCO Convention Hall, Jakarta.

Kami mendorong hilirisasi, inovasi berkelanjutan, dan akses pasar yg lebih luas untuk produk anak bangsa.

Dalam semangat mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan memperkuat kemandirian bangsa, Bupati Muna, Sulawesi Tenggara, Bachrun Labuta menghadiri PRABU EXPO 2025, sebuah ajang bergengsi yang menampilkan karya dan inovasi terbaik anak bangsa di berbagai sektor unggulan.

PRABU EXPO 2025 mengangkat tema “Produk Anak Bangsa, Unggul dan Berdaya Saing”, sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas dan dedikasi pelaku usaha dalam negeri yang terus berinovasi menghadapi tantangan global. Kegiatan ini menjadi wadah strategi untuk memperkenalkan berbagai produk lokal berkualitas, mulai dari hasil industri kreatif, teknologi, UMKM, hingga produk ramah lingkungan yang siap bersaing di pasar internasional.

Dalam kesempatan tersebut, Bachrun Labuta menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan PRABU EXPO 2025. Ia menilai, kegiatan ini bukan sekedar ajang pameran, namun juga momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antar daerah dan meningkatkan semangat nasionalisme ekonomi.

“Kita harus bangga dengan produk-produk karya anak bangsa. Inilah bukti bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk mandiri dan bersaing di kancah global. Melalui PRABU EXPO, kami membangun optimisme baru menuju Indonesia yang lebih berdaya dan sejahtera,” ujar Bachrun Labuta.

Bupati Muna juga menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pelaku UMKM di daerah agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, memperkuat branding lokal, dan memanfaatkan teknologi digital dalam memperluas jangkauan pasar.

PRABU EXPO 2025 diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh elemen bangsa untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produk lokal. Kehadiran para kepala daerah, pelaku usaha, akademisi, dan komunitas kreatif menjadi bukti bahwa kolaborasi adalah kunci menuju kemandirian ekonomi.

Di tempat yang sama turut hadir dalam kegiatan tersebut adalah Bambang Winardi, Penyuluh dari Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan produk unggulan daerah dan pemberdayaan masyarakat dalam membangun ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.

“Kegiatan seperti PRABU EXPO ini sangat penting sebagai ruang kolaborasi dan promosi bagi produk-produk anak bangsa. Kita ingin menunjukkan bahwa daerah seperti Muna memiliki potensi besar, mulai dari hasil bumi, olahan pangan, hingga kerajinan tangan yang tak kalah saing,” ujar Bambang Winardi.

Dalam kesempatan tersebut, Bambang Winardi juga menekankan pentingnya peran penyuluh dalam meningkatkan kapasitas pelaku usaha kecil dan menengah (UKM), terutama dalam hal inovasi, kualitas produksi, dan pemasaran digital.

Dengan semangat “Produk Anak Bangsa, Unggul dan Berdaya Saing”, Indonesia menegaskan diri sebagai bangsa besar yang mampu menghasilkan karya bernilai tinggi dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan dunia.

Turut hadir Wakil Menteri UMKM Helvi Yuni Moraza menyampaikan acara ini menjadi ruang kolaborasi antara pengusaha UMKM, pemerintah, lembaga riset, investor, hingga marketplace untuk menghadirkan inovasi dan teknologi produksi guna meningkatkan efisiensi, kualitas, hingga peluang ekspor.

Sebab menurutnya selama ini, sebagian besar pelaku UMKM berasal dari kalangan pengusaha mikro. Sehingga melalui expo ini para UMKM peserta dapat bertransformasi menjalankan proses produksi, manufaktur, atau permulaan dengan menggunakan peralatan dan mesin yang sesuai.
“Kebanyakan, lebih dari 98% pengusaha UMKM itu adalah pengusaha mikro. Kemudian di mikro itu juga terbagi ultra mikro. Nah ini kami graduasi ke atas menjadi pengusaha kecil,” kata Helvi dalam pembukaan PRABU Expo di Convention Hall SMESCO, Jakarta Selatan, Rabu (5/11/2025).

Kementerian UMKM juga melangsungkan penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding) dengan Kementerian Koperasi (Kemenkop), Bank Indonesia (BI), dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Sementara MoU dengan Bank Indonesia berisikan tentang sinergi program dan kegiatan pengembangan UMKM. Serta MoU dengan BRIN berisi tentang sinergi tugas dan fungsi di bidang riset dan inovasi dalam rangka pemberdayaan UMKM serta kewirausahaan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kolaborasi yang sudah terjalin selama ini baik dengan BRIN, Bank Indonesia, maupun Kementerian Koperasi sebagai induk kita dulu Sebelum dilakukan pemisahan,” ucap Helvi.

“Tantangan itu ujungnya ketika UMKM kita versaing di tingkat lokal maupun global. Nah di sini tentukan apa yang tersebut tadi transformasi digital,” pungkasnya.(*TW).

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60